Tiba-tiba Dhany bangun dan langsung teriak. “Kaki Dhany sakit, Nanti jalannya gimana”.

Sontak mamah dan Ayahnya bangun. Ayah yang ketiduran saat nonton TV di ruang tengah melompak bak kijang dan langsung meraba-raba kaki Dhany. Dipijat-pijatnya kedua kaki. Dhany meronta dan sambil menunjuk bagian kaki yang sakit. Ooo di betisnya. Tidak ada tanda memar atau luka. Kami panik, jangan-jangan ada masalah dengan tulang betihnya.

”Nanti Dhany jalannya bagaimana, nanti enggak bisa sekolah”, Sambil berjalan ke ruang tengah.

”Lha itu Dhany bisa jalan. Gak apa-apa kok.”, tukas Ayahnya.

”Tepapi sakit, Sakit…sakit…”, ia terus saja merengek sambil merebahkan kakinya di tikar rotan.

Ayahnya memijit kaki Dhany. Mulai dari tungkai, telapak kaki, pelan-pelan ke betis dan paha. Dhany pun reda dan mulai bisa bercerita ihwal kakinya yang sakit.

Tadi siang, Dhany main bola sama Bimo. Kami pun kemudian menerawang saat siang. Iya, Dhany main bola. Bola kulit yang biasa dipakai orang tua milik Oom Ami. Rupanya lemparan bola agak keras dari Bimo disambut dengan kaki, dan mengena seputar betis.

”Ya sudah, tidak apa-apa. Dhany kuat kok, kakinya tidak apa-apa!”

Dhany lelap. Tetapi kami sempat melintas jangan-jangan ada masalah dengan tulangnya. Maklum anak ini sejak kecil sudah terlalu banyak masuk antibiotik, jangan-jangan ada pengaruh terhadap perkembangan tulangnya. Atau jangan-jangan kekurangan kalsium. Dhany memang tidak suka daging. Ada masalah dengan giginya yang gripis, rapuh karena banyak makan obat antibiotik. Demikian juga tidak suka makan kacang-kacangan. Tetapi memang minum susunya tergolong kuat.

Malam itu kami sempat melintas keinginan untuk memeriksakan ke dokter. Ketakukan pertama adalah masalah genetis. Mamahnya kayaknya punya persoalan dengan tulang. Dokter tulang di RSUD Hasyim As’ary Pemalang pernah wanti-wanti agar jangan kerja keras-keras, tulangnya mulai keropos. Akan tetapi setelah banyak makan kacang-kacangan sekarang tidak ada masalah. Kembali normal dan tidak merasakan sakit dan ngilu lagi.

Kamipun kembali mereview sudah berapa kali Dhany mengeluh kakinya sakit. Kesimpulannya baru kali ini, dan kesimpulannya sementara, lebih karena main bola. Semoga kesimpulan ini benar dan meskipun demikian, kami masih was-was.

Iklan