Di sini Dhany sering diajak jalan kalau ayah pulang. Banyak kalangan bilang pantai ini indah dan eksotik. Pantainya memang indah. Jika pagi hari, fenomena sunrise bisa dinikmati. Matahari muncul bulat bundar di ufuk timur. Sementara lautnya sibuk dengan debur ombak. Kalau hari minggu, Dhany sering diajak ayah mandi di sini. Dari Jam 7 pagi sampai jam 9 siang.

Pada kalau sore hari, matari yang tadinya panas membara tampak merah di ufuk barat. Rona cahayanya beraneka dan menyeburat ke sana ke mari. Pelan dan pasti kemudian tenggelam seolah-olah masuk ke dasar laut. Sementara nelayan-nelayan sibuk mempersiapkan diri untuk berlabuh. Dhany sering duduk di tepian dermaga melihat para nelayan hendak melaut. Saat mesin tempel berbunyi, perahu nelayan itu pun melaju ke arah utara sampai tak lagi bisa ditangkap kornea.

Pantai Widuri tidak jauh dari rumah. Jaraknya hanya tiga kilometer. Dari kotaku ke arah utara, tepatnya di Desa Widuri. Pada hari libur, hari minggu, pantai ini padat pengunjung. Banyak yang mandi di laut. Ramai dan penuh tawa ria.

Dulu banyak pohon-pohon berjejer berukuran besar. Sayang sekarang mulai hilang satu persatu. Nah di sini banyak gazebo gazebo di tepian pantai. Ada kolam renang, lapangan tenis, road race, dan yang paling Dhany suka adalah banyak rumah makan. Oh ya, Dhani paling suka makan kepiting telor saos tiram. Biasanya makannya di warungnya Om Umam. Dhany makan satu porsi habis. Kalau sisa, ayah yang menghabiskan. Kalau tidak kepiting telor, ya ikan laut. Ikan Bawal terutama. Ikan laut katanya bagus buat kesehatan dan pertumbuhan. Katanya sih…

Iklan