Dhany sering diajak ayah ke WTS ( Warung Tengah Sawah). Warung makan miliknya Bu Ruslani ini memang berada di tengah-tengah sawah, jauh dari keramaian kota Pemalang. Warung ini, meski letaknya di tengah sawah dan jauh dari kota, tetapi tidak pernah sepi pengunjung. Pengunjung yang datang selalu rombongan. Lokasinya di dukuh Gedugan, Desa Jebed Selatan sekitar dua kilometer dari Kecamatan Taman.

Ada banyak gazebo. Semi permanen. Terbuat dari bambu. Ada kolam ikan dan di sekelilingnya pohon mangga arum manis yang rimbun. Gemercik air datri saluran irigasi yang deras, akan terdengar gemricik. Jika menjelang panen, saat padi mulai menguning, pemandangan tampak indah. Angin semilir menembus pori-pori, sementara burung-burung pipit berterbangan bersuka ria. Hinggap dari padi yang satu ke padi yang lain.

Dhany senang makan di sini. Oh ya, kesukaan Dhany tentu ikan bawal. ”Dhany ikan bawal bakar yah”, tukasnya saat ditanya ingin makan apa. Sambil menunggu pesanan, Dhany bisa main. Ada tempat bermain untuk anak-anak, bisa main ayun-ayunan sambil menunggu pesanan disiapkan.

Bermain di sini, meskipun hari siang, tetapi tidak terasa panas. Rerimbunan daun mangga menghalangi teriknya sinar matahari. Bisa duduk leyeh-leyeh di gazebo sambil menanti pesanan. Orang-orang tua, bisa ngobrol sambil menunggu makanan. Macam-macam yang diobrolkan, dari yang lucu-lucu sampai hal yang serius.

Oh iya, Dhany kalau di WTS memang suka ikan bawal. Sebab di sini tidak jual ikan laut. Dhany gak bisa pesan kepiting telor, sebab memang tidak menyediakan. Ikan yang disediakan semua ikan tawar, seperti gurami, bawal dan ikan emas. Tentu semua ikannya segar. Ikan yang hendak dimasak ditaruh dalam beberapa bidang empang/kolam yang berada di pinggir aliran irigasi. Sedangkan ruang makan berbentuk memanjang berdinding pagar bambu setinggi setengah meter. Lantai untuk duduk lesehan dilapisi karpet berisi meja pendek untuk tempat makanan.

Iklan